| Tan Gozali Nasution |
Tan Gozali Nasution atau yang
akrab disapa Tan adalah keturunan bangsawan dari Tanah Mandailing.Hal ini dapat
diketahui dari namanya, yaitu Tan yang diambil dari kata “Sutan”. Kata
sapaan adat kepada kaum bangsawan. Tan merupakan keturunan raja dari
Hutasiantar. Namanya disingkat menjadi “Tan” lantaran ia telah menikah.
Pria yang lahir di Padangsidimpuan, 08 Juni 1985 ini merupakan Komisioner Dewan
Riset Inovasi Daerah (DRIDA). Menikah dengan Neni Murtiani Nasution pada 21 Juni
2019 dan dikaruniai seorang anak bernama Muhammad Mursi Nasution.
Pendidikannya diawali dengan
masuk SD Roburan Lombang 1997. Setelah lulu SD, Tan melanjutkan
pendidikan di SMP SMPN 1 Panyabungan Selatan pada 2000, lalu masuk ke SMAN 1
Panyabungan Selatan pada 2003. Kemudian ia berkuliah di Universitas
Muhammadiyah Sumatera Utara.
Tan Gozali sedang menekuni
beberapa pekerjaan saat ini. Ia merupakan Komisioner Dewan Riset Inovasi
Daerah Kabupaten Madina (DRIDA Madina).
Tan menjadi anggota DRIDA Madina sejak enam bulan yang
lalu. Tepatnya sejak surat keputusan (SK) dari Bupati Mandailing Natal keluar.
Tan menjelaskan jika DRIDA Madina adalah dewan yang berfungsi untuk mendorong
dan meningkatkan potensi daerah Mandailing Natal.
Tan mengungkapkan jika selama
menjadi komisioner di Dewan Riset Inovasi Daerah Kabupaten Madina, permasalahan
yang kerap kali ia hadapi ialah masalah anggaran. Rendahnya APBD karena
COVID-19 menyebabkan sistem pembangunan daerah yang telah dicanangkan dalam
rapat menjadi rusak. Ia mengatakan permasalahan ini akan selesai, tergantung bagaimana korelasi SKPD masing-masing.
Selain menjadi Komisioner DRIDA
Kabupaten Madina, Tan juga adalah seorang wiraswasta. Ia merupakan direktur
dari CV Putra Selatan. CV ini bergerak di bidang konstruksi dan pengadaan.
Bukan hanya itu, ia juga aktif dalam organisasi. Saat ini, Tan sedang
aktif dalam organisasi kepemudaan yang membidangi
Ideologi Pancasila DPD. Tan menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda
Indonesia Sumatera Utara (KNPI) periode 2020 – 2023. Sebelumnya, ia juga
pernah menjabat sebagai sebagai Ketua DPD KNPI Madina periode 2017 – 2020. Tan
juga merupakan penasehat/ MPO MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina.
Selain aktif dalam organisasi
kepemudaan, Tan juga aktif dalam organisasi
kearifan lokal, yaitu Ikatan Pemuda Mandailing (IPM). Tan menjabat sebagai Ketua Umum/ Presiden Pengurus
Besar (PB) periode 2021-2026. Tan juga menjabat sebagai Penasehat/MPC PP Madina periode
2021-2024.
Tan mengungkapkan bahwa salah satu
peristiwa penting dalam hidupnya adalah saat menjadi Ketua DPD KNPI Madina.
Pada 2017, tepatnya pada masa awal menjabat, ia berhasil menjadi
salah satu pelopor “Mandailing Bukan Batak”. Pada 2020, tujuan ini akhirnya
tercapai. Suku Mandailing berhasil dikeluarkan dari Batak, yang artinya
Mandailing bukan bagian dari Batak lagi.
Tan menjadikan Nabi Muhammad
SAW sebagai tokoh inspirasinya. Selain Muhammad SAW, Tan juga menganggap Ir.
Soekarno sebagai tokoh yang banyak memberi inspirasi dalam hidupnya. Hal ini
karena Soekarno merupakan tokoh gerakan non-blok. Memiliki ide cemerlang. Di
samping itu, Tan menjadikan Soekarno sebagai tokoh inspirasi karena Soekarno
merupakan proklamator bangsa.
Motto hidup yang selama ini
ia jadikan sebagai pegangan hidup adalah “Berbuat apa saja untuk kemajuan
masyarakat dan bangsa.” Selain itu, Tan juga memegang teguh prinsip bahwa
“Kemenangan hanya bagi yang pemberani".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar