Kamis, 31 Maret 2022

Rekomendasi Tempat Wisata di Mandailing, Cocok buat Kamu yang Suka Wisata ALam!

Mandailing Natal (Madina) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 12 tahun 1998 dan diresmikan tanggal 9 Maret 1999. Banyak tempat wisata yang ada di kabupaten ini. Kebanyakan adalah wisata alam.


Sumber: www.madina.go.id

Mandailing Natal menyimpan kekayaan alam melimpah. Banyak daerah yang masih asri. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak lokasi yang dapat dijadikan tempat wisata di kabupaten ini. Tempat wisata yang selalu menjadi primadona dari Madina adalah wisata alamnya. Berikut adalah rekomendasi wisata alam yang wajib kamu kunjungi saat liburan ke Madina:

1. Payabulan

Payabulan, Danau Siorbo

Payabulan atau yang dikeal juga dengan Danau Siorbo adalah tempat wisata yang berada di Desa Pangkat, Kecamatan Lembah Sorik Marapi. Payabulan  merupakan dataran luas yang ditumbuhi rumput dan pepohonan. Pemandangan asri dan hijau dapat membuat pengunjung merasa rileks. Lokasinya yang dikelilingi oleh bukit barisan juga membuat kita merasa semakin dekat dengan alam. Tentunya, Payabulan tidak bisa lepas dengan danau buatan yang ada di tengah-tengah padang rumput. Pada awalnya, danau tersebut hanya satu. Namun, akhir-akhir ini, ditambah satu danau lagi. Danau yang ada di Payabulan berfungsi sebagai tempat pemandian kerbau milik warga. Lokasi yang mudah diakses, dan harga tiket yang tergolong murah menjadikan Payabulan sering dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.

2. Air Terjun Sigala-Gala

Sumber: apakabarsidimpuan.com

Air Terjun Sigala-Gala menjadi destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Mandailing Natal. Air terjun yang berada di Desa Sigala- Gala, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter. Bukan hanya airnya yang jernih dan segar, pemandangan di sekitar air terjun juga indah.

3. Gunung Sorik Marapi


Gunung Sorik Marapi

Gunung Sorik Marapi menjadi objek wisata yang tengah hangat diperbincangan dengan kawah birunya yang indah. Gunung ini  terletak di Taman Nasional Batang Gadis, Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Gunung ini memiliki pesona yang luar biasa. Selain kawah biru yang memikat, gunung ini juga kaya akan flora dan fauna.

Gunung Sorik Marapi memiliki jalur pendakian yang cukup menantang dan menguras tenaga. Tetapi, setelah sampai di atas, kita akan disajikan dengan suguhan luar biasa. Maka tak heran, jika banyak pendaki yang ingin menaklukkan gunung ini. Perlu diingat bahwa perempuan tidak dibolehkan untuk mendaki Gunung Sorik Marapi.

4. Desa Tradisional Sibanggor

Sumber: https://digtara.com/

Bagi perempuan yang ingin berwisata ke Sibanggor, tapi takut bosan karena tidak bisa mendaki, atau kalian yang mungkin malas untuk hiking. Tenang saja! Di kaki Gunung Sorik Marapi terdapat Desa Tradisional Sibanggor. Desa ini sudah berusia ratusan tahun. Lingkungan asli pedesaan dan udara sejuk pegunungan membuat wisatawan betah berlama-lama di desa ini. Selain itu, rumah-rumah warga yang masih mempertahankan nilai tradisional, menggunakan papan dan atap ijuk menambah nilai tradisional dari desa ini. Banyak spot foto yang instagramable, tapi tetap memberi kesan tradisional. Desa Tradisional Sibanggor cocok dimasukkan ke dalam list tempat wisata yang akan kamu kunjungi saat liburan ke Mandailing Natal.

Itulah beberapa list objek wisata alam yang dapat kamu kunjungi saat berlibur ke Kabupaten Mandailing Natal.









Tan Gozali


Tan Gozali Nasution

Tan Gozali Nasution atau yang akrab disapa Tan adalah keturunan bangsawan dari Tanah Mandailing.Hal ini dapat diketahui dari namanya, yaitu Tan yang diambil dari kata “Sutan”. Kata sapaan adat kepada kaum bangsawan. Tan merupakan keturunan raja dari Hutasiantar. Namanya disingkat menjadi “Tan” lantaran ia telah menikah. Pria yang lahir di Padangsidimpuan, 08 Juni 1985 ini merupakan Komisioner Dewan Riset Inovasi Daerah (DRIDA). Menikah dengan Neni Murtiani Nasution pada 21 Juni 2019 dan dikaruniai seorang anak bernama Muhammad Mursi Nasution.

Pendidikannya diawali dengan masuk SD Roburan Lombang 1997. Setelah lulu SD, Tan melanjutkan pendidikan di SMP SMPN 1 Panyabungan Selatan pada 2000, lalu masuk ke SMAN 1 Panyabungan Selatan pada 2003. Kemudian ia berkuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Tan Gozali sedang menekuni beberapa pekerjaan saat ini. Ia merupakan Komisioner Dewan Riset Inovasi Daerah Kabupaten Madina  (DRIDA Madina). Tan menjadi anggota DRIDA Madina sejak enam bulan yang lalu. Tepatnya sejak surat keputusan (SK) dari Bupati Mandailing Natal keluar. Tan menjelaskan jika DRIDA Madina adalah dewan yang berfungsi untuk mendorong dan meningkatkan potensi daerah Mandailing Natal.

Tan mengungkapkan jika selama menjadi komisioner di Dewan Riset Inovasi Daerah Kabupaten Madina, permasalahan yang kerap kali ia hadapi ialah masalah anggaran. Rendahnya APBD karena COVID-19 menyebabkan sistem pembangunan daerah yang telah dicanangkan dalam rapat menjadi rusak. Ia mengatakan permasalahan ini akan selesai, tergantung bagaimana korelasi SKPD masing-masing.

Selain menjadi Komisioner DRIDA Kabupaten Madina, Tan juga adalah seorang wiraswasta. Ia merupakan direktur dari CV Putra Selatan. CV ini bergerak di bidang konstruksi dan pengadaan. Bukan hanya itu, ia juga aktif dalam organisasi. Saat ini, Tan sedang aktif dalam organisasi kepemudaan yang membidangi Ideologi Pancasila DPD. Tan menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Sumatera Utara (KNPI) periode 2020 – 2023. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai sebagai Ketua DPD KNPI Madina periode 2017 – 2020. Tan juga merupakan penasehat/ MPO MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina.

Selain aktif dalam organisasi kepemudaan, Tan juga aktif  dalam organisasi kearifan lokal, yaitu Ikatan Pemuda Mandailing (IPM). Tan menjabat sebagai Ketua Umum/ Presiden Pengurus Besar (PB) periode 2021-2026. Tan juga menjabat sebagai Penasehat/MPC PP Madina periode 2021-2024.

Tan mengungkapkan bahwa salah satu peristiwa penting dalam hidupnya adalah saat menjadi Ketua DPD KNPI Madina. Pada  2017, tepatnya pada masa awal menjabat, ia berhasil menjadi salah satu pelopor “Mandailing Bukan Batak”. Pada 2020, tujuan ini akhirnya tercapai. Suku Mandailing berhasil dikeluarkan dari Batak, yang artinya Mandailing bukan bagian dari Batak lagi.

Tan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh inspirasinya. Selain Muhammad SAW, Tan juga menganggap Ir. Soekarno sebagai tokoh yang banyak memberi inspirasi dalam hidupnya. Hal ini karena Soekarno merupakan tokoh gerakan non-blok. Memiliki ide cemerlang. Di samping itu, Tan menjadikan Soekarno sebagai tokoh inspirasi karena Soekarno merupakan proklamator bangsa.

Motto hidup yang selama ini ia jadikan sebagai pegangan hidup adalah  “Berbuat apa saja untuk kemajuan masyarakat dan bangsa.” Selain itu, Tan juga memegang teguh prinsip bahwa “Kemenangan hanya bagi yang pemberani". 


Rabu, 23 Maret 2022

Seorang Pemuda di Mandailing Tega Aniaya Ibunya

Seorang anak membacok kepala ibunya pada Senin, 21 Maret 2022. Kejadian ini terjadi di Panyabungan, Sumatera Utara. 


Sumber: Instagram visitmadinacom


Mandailing Natal, 21 Maret 2022--- Seorang pemuda di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara melakukan tindak penganiayaan terhadap ibu kandungnya sendiri.

Pelaku bernama Agustinus (27) telah membacok ibu kandungnya, Linda Sari (50) di kediaman mereka pada Senin, 21 Maret 2022 sekitar pukul 08:00 WIB. Akibat perbuatan keji tersebut, korban mengalami dua luka robek di kepala. Selain itu, korban juga menderita luka lecet di kaki dan tangan. Luka tersebut diduga didapat saat korban melarikan diri. Beruntung, korban sempat berlari dan meminta pertolongan warga sekitar, korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke RSUD Panyabungan. Agustinus melakukan tindakan keji tersebut menggunakan sebuah parang.


Sumber: Instagram visitmadinacom


Pelaku merupakan seorang mantan narapidana atas kasus pencurian kendaraan bermotor. Henri, anak korban yang juga saudara pelaku mengungkapkan jika pelaku mulai terlihat kurang waras dalam dua tahun terakhir. Tepatnya setelah pelaku keluar dari penjara.

“Jika tinggal di pemukiman, warga tidak mengizinkan lagi karena sering membuat keributan.” Ujar Hendri saat ditemui di ruang IGD.

Aksi bengis Agustinus bukan hanya terjadi kali ini. Sebelumnya, anak-anak korban yang lain juga pernah mendapat serangan pelaku. Bahkan, kakak sulung pelaku, restina (30) juga pernah mendapat luka di kepala akibat dibacok.

“Saya yang melerainya. Waktu itu saya juga kena di lengan, itu juga karena saya mengelak, kalau tidak mungkin kena dada.” Ungkap Amat, suami Restina.

Melihat kondisi mental pelaku, Henri dan saudaranya yang lain telah menyarankan agar pelaku dipasung saja atau diserahkan ke Dinas Sosial. Akan Tetapi, korban tidak mau dan tetap membela pelaku. Korban memilih untuk mengasingkan diri ke Saba Bali dan tinggal di sebuah gubuk.

Subbag Humas Polres Mandailing Natal (Madina) Bripka Yogi Yanto membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, dua jam setelah kejadian pelaku ditangkap,” tutur Yogi.

Pelaku berhasil diamankan tidak jauh dari rumahnya. Polisi juga telah mengamankan bukti berupa senjata yang digunakan Agustinus saat mencelakai korban. Hingga kini, motif pelaku belum diketahui. 




Senin, 21 Maret 2022

Bukti Terbaru Kematian Tangmo Nida

 Aktris cantik Thailand ditemukan tak bernyawa di dekat dermaga Phibun Songkhram pada malam hari. Kematiannya menjadi viral karena banyak kejanggalan yang terjadi. Banyak yang percaya jika ia sengaja dibunuh oleh orang-orang yang bersamanya pada saat itu. Beberapa bukti baru pun bermunculan dan membuat publik semakin yakin jika kematian Tangmo bukan karena kecelakaan.

melonp.official, 21 Januari [foto]. (koleksi pribadi Tangmo Nida)  
https://www.instagram.com/p/CY_Qv-4PEZU/?utm_source=ig_web_copy_link

Pataratida Patcharawirapong atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Tangmo Nida merupakan seorang aktris bertalenta dan juga cantik dari negeri jiran, Thailand. Dia memulai debut aktingnya pada tahun 2003. Tangmo terkenal karena peran utamanya dalam beberapa drama seperti Ghost of Mae Nak (2005) dan Bangkok Love Stories (2018).

Nama Tangmo sedang hangat diperbincangkan karena kematiannya yang dinilai misterius. Jika dilihat dari bukti dan pernyataan para saksi, kemungkinan besar Tangmo mati karena dibunuh. Awalnya, pada tanggal 24 Februari 2022, Tangmo Nida menaiki speed boat di Chao Praya bersama lima orang: Por (pemilik speed boat), Gatick (manajer), Sand (sahabat), Job (barber, teman), dan Robert (pengemudi speed boat). Pada malam itu, Tangmo bersama kelima orang tersebut berencana untuk pergi dari Krung Thon Bridge di Bangkok menuju Rama VII Bridge di Nonthaburi.

Pada pukul 10:40 malam, Tangmo dikabarkan jatuh dari kapal di dekat dermaga Phibun Songkhram. Menurut keterangan temannya,Tangmo ingin buang air kecil, tapi karena toilet yang sedang rusak, akhirnya Tangmo pergi ke bagian belakang kapal untuk buang air kecil di sana. Manajer Tangmo, Gatick juga mengatakan jika saat itu Tangmo tidak memakai pelampung.

Menurut kesaksian, Tangmo jatuh karena speed boat yang tiba-tiba tersentak. Technology Crime Suppression Division (TCSD) mengecek HPnya Por dan menemukan bahwa Robert mengendarai speed boat secara ugal-ugalan dan menyebabkan Tangmo jatuh. Oleh karena itu, Por dan Robert didakwa atas kelalaian mereka. Menurut kesaksian sahabat Tangmo yaitu Sand, pada saat jatuh Tangmo sempat memegang kakinya Sand, tetapi saat itu ia sedang melihat Hp.

Reka adegan kematian Tangmo Nida (bogordaily.Net)


Menurut keterangan para saksi, pada pukul 10:40 malam, saat mereka menyadari bahwa Tangmo jatuh, mereka tidak langsung mencari bantuan, melainkan mereka mencoba untuk mencari Tangmo sendiri. Setelah berputar dan mencari Tangmo, mereka tetap tidak bisa menemukannya. Akhirnya, mereka meminta bantuan. Polisi datang sekitar pukul 11:20 malam dan langsung menyisir area tersebut. Tetapi karena keadaan yang cukup gelap dan arus sungai yang sangat kuat. Anehnya, teman-teman Tangmo yang menghubungi polisi justru tidak dapat dikontak seharian.

Pada Sabtu tanggal 26 Februari 2022 jasad Tangmo ditemukan oleh saudara laki-lakinya sekitar 300 meter dari dermaga Phibun Songkhram 1 di Nonthaburi. Saat ditemukan, seluruh tubuhnya sudah membengkak, wajahnya membiru bahkan  sampai menghitam.


Ilustrasi mayat Tangmo
Sumber: Kendalku.com

Banyak bukti yang menunjukkan jika kematian Tangmo ini memang disengaja. Mulai dari kesaksian dari orang-orang yang bersama Tangmo di hari kejadian, hasil wawancara para saksi yang dianggap mencurigakan, hingga bukti yang sengaja dihilangkan.

melonp.official, 29 Desember 2021 [foto]. (koleksi pribadi Tangmo Nida) 
https://www.instagram.com/p/CYE3c6rvS9k/?utm_source=ig_web_copy_link 

Baru-baru ini, bukti baru kembali bermunculan. Seorang ahli boat menjelaskan jika boat berjalan cepat, pasti orang yang jatuh akan tertinggal di belakang. Akan tetapi, jika boat bergerak lambat, orang akan jatuh ke bawah boat, dan sangat memungkinkan jika mereka terkena baling-baling. Hal ini membuktikan jika Tangmo mendapat luka karena terkena propeller, karena sejak awal, para saksi mengaku jika speed boat yang ditumpangi Tangmo dan teman-temannya melaju dengan keceoatan tinggi. Pengacara Tangmo juga yakin jika luka Tangmo tidak terjadi karena propeller.

Sebuah CCTV di gas satiton juga menunjukkan jika lima orang yang berada di spead boat bersama Tangmo ternyata tidak langsung pulang ke rumah. Akan tetapi, mereka sedang  berkumpul dan terlihat seperti sedang berdiskusi. Lima orang ini dipimpin oleh Po dan ada satu orang yang tidak dikenal. Fakta ini berbeda dengan berita yang beredar sebelumnya, di mana para saksi tersebut diketahui langsung pulang dan tidak bisa dihubungi. Banyak orang yang beranggapan jika mereka bertemu untuk menyamakan cerita. 

Selain itu, beredar pula chat Gatick-manajer Tangmo dengan orang yang tidak dikenal. Dalam chat tersebut, Gatick mengatakan jika ia tidak seharusnya melakukan pekerjaan seperti itu. 

Sumber: Twitter_@weondiffbracket

Tentunya hal ini semakin memperkuat opini publik jika kematian Tangmo memang disengaja. Seperti yang diketahui jika teori terbesar kematian dari Tangmo ini adalah bahwa mereka naik boat bukan hanya untuk makan malam, tetapi juga untuk melakukan pekerjaan yang diambil gatick untuk Tangmo, yaitu menemati tamu VVIP. Bukti ini sesuai dengan pengakuan ibu Tangmo yang mengatakan jika anaknya ingin dijual. 

     Tangmo dan Gatick juga sempat bertengkar sebelum kejadian, karena Tangmo ingin mengganti Gatick dengan sahabatnya. Mereka sempat berdebat tentang hal itu. 

      "Aku makan apa jika kamu tidak memberi aku pekerjaan" 

      "Kamu bisa bekerja." Dilansir dari KomchadLuek.com

     Sampai saat ini masih alasan kematian Tangmo belum diketahui secara pasti. Polisi belum menetapkan tersangka. Seiring dengan banyaknya bukti yang bermunculan, semakin banyak juga orang yang dicurigai. Bahkan, banyak yang percaya jika ibu Tangmo juga terlibat dalam kasus ini. Hal ini dikarenakan reaksi dan tanggapannya tentang kasus ini. Ibu Tangmo juga sempat berkata, "Saya tidak peduli orang berbicara buruk tentang saya karena saya sudah terkenal.  Ibu selebriti. Jika anak saya tidak mati, saya tidak akan terkenal. Jika kamu ibu selebriti, kemanapun kamu pergi orang mengenal kamu, minta foto. Mereka bisa mengatakan apa pu, tapi saya tidak perduli." Tentunya pernyataan ini membuat kecurigaan publik terhadap ibunya Tangmo semakin bertambah.

     Kasus ini sempat ditutup, tapi dibuka kembali setelah menarik perhatian publik. Namun, dalam koferensi pers yang dilakukan pada Selasa 8/3, pihak kepolisian kembali mengumumkan akan menutup kasus kematian Tangmo di hari Jumat (11/3).




Sumber: Nessie Judge, 2022. "TANGMO NIDA: UPDATE PENEMUAN BUKTI2 TERBARU!! | #NERROR [Part 2]" [video online] Tersedia di: <https://youtu.be/jhrcAzwjWm0 >  [Diakses 21 Maret 2022]




Selasa, 15 Maret 2022

Jalan Rusak Rugikan Sektor Wisata Mandailing

Jalanan rusak sudah menjadi masalah tanpa ujung  bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal. Perbaikan telah beberapa kali dilakukan oleh pemerintah. Namun, hasilnya nihil. Kerusakan jalan bukan hanya terjadi di desa, tapi juga di jalan-jalan utama. Salah satunya Jalan Lintas Sumatera, di Desa Pasar Maga.

Pada 2021 kemarin, kerusakan hanya terjadi di beberapa titik saja. Kerusakan tersebut juga belum cukup parah. Akan tetapi, bukannya lebih baik, kerusakan jalan di desa tersebut justru semakin parah. Sebagian besar kerusakan jalan tersebut berlubang dengan kedalaman yang cukup bervariasi.

Dilansir dari Antaranews.com (18/05/2021), Rahmat Risky Daulay anggota DPRD Mandailing Natal dari partai Demokrat mengungkapkan jika Kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama. Kerusakan paling parah berada di Desa Pasar Maga Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Desa Laru Baringin Kecamatan Tambangan, Desa Saba Pasir, dan Kelurahan Kotanopan Kecamatan Kotanopan.


Sumber: Antarnews.com

Kerusakan jalan ini tentunya sangat merugikan warga, khususnya pengguna jalan. Kendaraan akan kesulitan saat melintasi jalanan, kendaraan mudah rusak, dan tentunya rawan terjadi kecelakaan. Apalagi saat turun hujan. Lubang-lubang jalan tidak terlihat karena tertutup air. Bukan hanya itu, jalanan rusak juga sering menyebabkan kemacetan karena kendaraan yang kesulitan untuk lewat.

Selain itu, kerusakan jalan yang parah dapat mengurangi minat wisatawan yang ingin berkunjung ke daerah Mandailing Natal. Tak jarang mereka mengeluh tentang jalanan yang rusak karena menyebabkan perjalanan kurang nyaman dan membutuhkan lebih banyak waktu di jalan. Jika begini terus, tempat wisata di Mandailing akan sepi pengunjung.

Orang-orang akan malas jika harus menempuh perjalanan dengan keadaan jalan yang rusak parah. tentunya wisatawan akan beralih ke tempat yang menyajikan kenyamanan untuk perjalanan mereka.

Bahkan saat wisatawan mengunjungi tempat wisata yang bagus. Mereka cenderung berpikir dua kali untuk kembali ke sana lantaran jalan yang ditempuh rusak, sehingga berbahaya untuk dilewati.

Dalam wawancaranya, Rahmat Risky Daulay mengatakan jika DPRD telah mendesak BBPJN untuk melakukan perbaikan. Akan tetapi, sejak wawancara itu dilakukan pada tahun lalu, jalan di Kabupaten Mandailing Natal masih rusak parah. Kerusakan jalan ini akan terus berlanjut jika pemerintah hanya berbicara saja. 

Kalau begini terus, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Mandailing Natal akan terus menurun. Bukan hanya wisatawan dari luar daerah, tapi juga wisatawan lokal.


Dampak Buruk Tambang Gas Bumi Bagi Kelestarian Bumi Mandailing

Mandailing Natal merupakan sebuah kabupaten yang berada di pinggiran Sumatera Utara. Kabupaten ini memiliki kekayaan alam melimpah. Banyak sumber daya alam yang dapat digali. Salah satu SDA yang dimiliki Mandailing adalah gas bumi. PT SMGP (PT Sorik Marapi Geothermal Power) adalah perusahaan yang mengeksplorasi gas panas bumi di lereng Gunung Sorik Marapi, Mandailing Natal.

Perusahaan yang sering disebut OTP oleh masyarakat sekitar ini tetap berdiri sejak 2010 hingga sekarang  di Sibanggor Julu, Roburan Lombang dan Sirambas, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Perusahaan ini adalah perusahaan Konsorsium dari Origin Energy 47,5 %, Tata Power 47,5 % dan PT Supraco Indonesia 5%. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 2010. Diperkirakan akan menghasilkan energi listrik sebesar 240 MW. Berdirinya perusahaan ini memberikan dampak positif seperti pemberdayaan sumber daya alam, meningkatkan perekonomian Negara, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Namun, meskipun memiliki dampak positif, masyarakat sekitar banyak yang tidak setuju jika perusahaan ini didirikan. Hak ini karena akuisisi 100 persen perusahaan gabungan Origin Energy Geothermal Singapore Pte Ltd (Odan Tata Power International Pte. Ltd) membisniskan secara sepihak Izin Panas Bumi. Oleh karena itu, warga Mandailing Natal merasa dihina dan dibohongi.

Bukan hanya itu, warga juga sadar jika pengeboran gas bumi yang mereka lakukan berdampak pada rusaknya lingkungan sekitar. Pasalnya, warga meyakini jika perusahaan ini tidak memahami situasi di sekitar Gunung Sorik Marapi, baik dengan kearifan terhadap masyarakat lokal, maupunnya yang masih aktif, dan rentan atas bencana, jika salah penanganan.

Penebangan hutan untuk membuka lahan menyebabkan rusaknya habitat satwa yang ada di Gunung Sorik Marapi yang menyebabkan banyak hewan liar turun ke pemukiman warga untuk mencari makan. Mereka juga pernah membuang limbah pabrik ke sungai yang menyebabkan sungai tercemar. Udara juga semakin panas.

Bukan hanya itu, tanggal 25 Januari 2021, pipa gas milik OTP bocor dan menyemburkan gas beracun H2S. Semburan gas H2S ini menyebabkan beberapa warga di sekitar lokasi OTP harus dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian ini terulang lagi pada 6 Maret 2022. Puluhan warga  harus dilarikanke rumah sakit karena menghirup gas beracun dari pipa yang bocor akibat kelalain pihak OTP.

Tidak menutup kemungkinan kejadian serupa akan terjadi di masa mendatang. Bahkan setelah ada korban jiwa, pihak OTP seolah acuh tak acuh terhadap persoalan ini. Jika standar keamanan masih rendah, dan pertanggungjawaban yang kurang, bukankah lebih baik perusahaan ini diberhentikan? Tentunya untuk menghindari adanya korban. 


 

Rabu, 09 Maret 2022

Brand Lokal Klaim Ikuti Paris Fashion Week. Bakominfo Gekrafs: Itu tidak salah!

Paris Fashion Week merupakan ajang pertunjukan fashion internasional yang diadakan setiap setengah tahun. Tahun, Paris Fashion Week diadakan mulai tanggal 28 Februari 2022-8 Maret 2022. Acara ini diikuti oleh berbagai brand fashion ternama. Namun, yang mencuri perhatian publik pada PWF tahun ini ialah brand lokal yang  mengkaim jika mereka mengikuti Paris Fashion Week.

Fashion show Miu Miu di Paris Fashion Week Fall 2022. (Foto: Getty Images/Pascal Le Segretain)
Sumber: Wolipop_Detik.com


Paris Fashion Week adalah serangkaian pertunjukan desainer  yang diadakan setiap setengah tahun di Paris, Prancis dengan acara musim semi/musim panas dan musim gugur/musim dingin yang diadakan setiap tahun. Banyak brand-brand fashion yang mengikuti acara tahunan ini seperti Dior, Chanel, Saint Laurent, dan brand-brand fashion terkenal lainnya. Tahun ini, acara Paris Fashion Week (PFW) diadakan mulai tanggal 28 Februari 2022-8 Maret 2022.

Namun, yang menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat adalah adanya beberapa brand lokal yang mengklaim diri ikut PFW. Yang paling menarik perhatian netizen Indonesia adalah Geprek Bensu. Geprek Bensu menjadi sorotan lantaran adik pemilik Geprek Bensu, Jordi Onsu, sempat membuat cerita (story) di Instagram yang menyatakan bahwa Geprek Bensu menjadi produk ayam Indonesia pertama di Paris Fashion Week. Bahkan di akun tiktok Geprek Bensu Indonesia, pihak Geprek Bensu juga membuat caption “Dress Geprek Bensu at Paris Fashion Week”.


Foto: Dok. Instagram Jordi Onsu


Tentunya hal ini menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat. Apakah bran-brand ini memang mengikuti Paris Fashion Week atau tidak. Menanggapi hal ini, Bakominfo Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) melalui akun instagramnya @ifanseventeen menjelaskan bahwa brand Indonesia yang tampil di Paris bukan tampil di Paris Fashion Week 2022 yang diselenggarakan oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM), melainkan tampil di acara fashion show di Paris yang didukung oleh Bakominfo Gekrafs dan Kementerian Pariwisata.


Foto: Dok. Instagram Ifan Seventeen


"Banyak sekali yang menamai dengan Paris Fashion Week, apakah itu salah? Jawabannya tidak, bahkan kalau mereka menamai itu sebenarnya enggak apa-apa yang penting jangan menyertai logo dari FHCM tersebut," kata Ifan dalam video tersebut.

Selain Ifan, Dewan Pimpinan Pusat GEKRAFS juga memberikan klarifikasi melalui akun instagram @gekras.

Pada slide terakhir juga kami sertakan eflyer ketika Presscon 'Gekrafs Paris Fashion Show during Paris Fashion Week' Jumat, 18 Februari 2022 lalu, sangat tertera jelas nama program yang kami usung di Paris.” Ungkap Gekrafs pada 9 Maret 2022.

Gekrafs dalam postingannya juga menyebutkan bahwa #parisfashionweek diperbolehkan dan dalam menuliskan acara dengan during atau At Paris fashion Week. 


Foto: Dok. Instagram Dewan Pimpinan Pusat GEKRAFS


Akan tetapi, klarifikasi-klarifikasi yang telah diberikan oleh pihak terlibat ini bukannya memperjelas masalah, justru malah menimbulkan pro kontra baru. Bagaimana tidak? Pihak dari Gekrafs/Kemenparekraf bukannya minta maaf dan memberikan klarifikasi yang jelas, justru memperbolehkan brand-brand tersebut untuk menggunakan Paris Fashion Week untuk menamai acara fashion show yang mereka adakan sendiri.

Tidak sedikit masyarakat yang merasa bangga karena brand-brand Indonesia juga mengikuti acara bergengsi itu. Namun nyatanya, brand-brand lokal tersebut tidak mengikuti Paris Fashion Week. Melainkan Paris Fashion Show during Paris Fashion Week. Yang artinya acara ini bukan bagian dari Paris Fashion Week.


Selasa, 08 Maret 2022

OYO Bantu Memajukan Desa Wisata melalui Digitalisasi


Sumber: KumparanTravel

Besarnya pengembangan potensi Desa Wisata dalam pemulihan pariwisata lokal membuat pemerintah melakukan kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata. Untuk kolaborasi ini, pemerintah menggandeng OYO untuk bekerja sama. Oyo merupakan perusahaan pelayanan teknologi yang bergerak di bidang perhotelan dan rumah tinggal yang telah berdiri sejak tahun 2013. OYO mengelola berbagai properti dengan lebih dari 44.000 hotel dan lebih dari 1,2 juta kamar.

Salah satu strategi untuk mengembangkan industri pariwisata yang ada di Indonesia, platform digital OYO membuat program digitalisasi untuk meningkatkan Desa Wisata Indonesia.

Sandiaga Uno menyebut pentingnya digitalisasi dalam mendorong Desa Wisata untuk maju. Beliau  menjelaskan bahwa melalui standarisasi layanan berbasis CHSE yang dimiliki OYO dan juga fitur-fitur teknologinya, dapat memberikan preferensi kenyamanan tersendiri bagi wisatawan dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan cepat. Dengan itu pemerintah optimis dapat memajukan Desa Wisata dan menjamin kesejahteraan melalui program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pihak Country Head OYO Hotels and Homes Indonesia, Agus Hartono Wijaya juga mengungkapkan bahwa digitalisasi semakin dominan dalam masa pemulihan wisata lokal.

"Kami melihat bahwa digitalisasi makin mengambil peran dominan dalam masa pemulihan saat ini. Selain itu, preferensi konsumen juga makin beralih ke wisata alam dan lokal. Oleh karena itu, berbekal kemampuan teknologi dan jangkauan pasar OYO, kami optimis bahwa kolaborasi ini mampu mempercepat pengembangan Desa Wisata yang memiliki konsep pariwisata unik," ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan  Rabu, 2 Maret 2022.


Sumber: OYO 101 Apple platinum

Berbekal kecanggihan teknologi dan jangkauan pasar, OYO yakin bahwa mereka kolaborasi ini dapat mempercepat perkembangan Desa Wisata. Pihak OYO akan menambah hunian untuk penginapan di Desa Wisata yang sarat dengan kearifan lokal.

Terdapat 2 teknologi unggulan OYO untuk diintegrasikan di Desa Wisata. Pertama, OYO OS menjadi sebuah sistem manajemen hotel. Sistem untuk membantu mengelola penginapan Desa Wisata. Kedua, Co-OYO atau aplikasi yang memudahkan mitra OYO untuk mengelola performa bisnis. Hal ini digunakan untuk memperluas jangkauan pasar. OYO telah bekerjasama dengan beberapa biro travel daring atau Online Travel Agent (OTA) untuk membantu memasarkan kamar penginapan yang ada di Desa Wisata.

Selain memberi dukungan terhadap industri pariwisata Indonesia, OYO juga memberi dukungan terhadap ekonomi masyarakat setempat. Bahkan OYO telah mengajak 20 desa wisata dari beberapa provinsi untuk mengembangkan program tersebut. Daerah-daerah yang diajak bekerja sama antara lain seperti Blitar, Sukabumi, Cimahi, dan Bandung.

Dalam masa pandemi seperti sekarang, staycation atau tempat penginapan menjadi pilihan yang tepat untuk para wisatawan yang ingin menikmati liburan di Indonesia. Khususnya bagi mereka yang menyukai tempat wisata yang unik dan menyuguhkan kearifan lokal.

Agus juga mengatakan jika pihaknya optimis jika tahun ini jumlah mitra yang sudah ribuan dapat bertambah sebanyak 50 persen di masa pandemi omicron ini.


Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal Melakukan Eksebisi Arung Jeram Sebagai Salah Satu Objek Wisata Saba Sabarang

Rabu, 19 Januari 2022-Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal melakukan eksibisi arung jeram dan sosialisasi pelestarian lingkungan di objek wisata saba sabarang di Desa Padang Bulan kotanopan. Kegiatan ini dilakukan bersama Taman Nasional Batang Gadis , BUMDes saba sabarang , Mahasiswa pecinta alam yang tergabung dalam komunitas Penggiat Alam Daerah Aliran Sungai (PADAS), dan juga siswa-siswa dari sekolah menengah pertama.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi wisatawan dan pelaku ekonomi kreatif agar mamiliki kesadaran wisata dan menciptakan sapta pesona di wisata tersebut. Pada acara ini, DINAS PARIWISATA KAB. MANDAILING NATAL juga memberikan piagam penghargaan kepada BUMD Desa Saba Sabarang atas prestasi yang telah diraih. Mereka masuk peringkat 700 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang diselenggarakan oleh  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga diisi dengan menanam pohon di sekitar lokasi arung jeram.

Eksibisi arung jeram ini dilakukan untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Titik mulai arung jeram yang mengarungi  sungai Batang Gadis ini berawal dari Objek Wisata Saba Sabarang Kec. Kotanopan dan berakhir sampai di Desa Laru Baringin Kec. Tambangan.  Eksibisi Arung Jeram ini berlangsung selama  3-4 Jam.

 



Informasi lebih lanjut, hubungi :

Website            :  https://dispar.madina.go.id/index.php/2022/01/19/wisata-baru-arung-jeram/


Senin, 07 Maret 2022

AKsi Seri 32 Memiliki Tema Membangkitkan Pariwisata Minat Khusus di Desa Wisata

Jumat, 18 Februari 2022- Asosiasi Klaster Indonesia kembali menyelenggarakan webinar seri 32 yang bertema Membangkitkan Pariwisata Minat Khusus Di Desa Wisata. Selain dihadiri oleh Agus Suryono selaku ketua Asosiasi Klaster Indonesia, webinar ini juga mengundang beberapa narasumber, yaitu Galuh Alif Fahmi Rizki-Penggiat Desa Wisata Tinalah Kulon Progo, Yogyakarta, Abdul Khayyi-Ketua Pokdarwis Desa Wisata Cempaka Kabupaten Tegal, dan juga Hendra Perdana/Kang Elang-Ketua umum Indonesian Fighter Tourism Association.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Asosiasi Klaster Indonesia. Dalam sambutannya, A. Suryono berharap jika webinar ini bisa menyebarkan virus-virus kebaikan terutama dengan masyarakat di pedesaan. 


Webinar AKsi Seri 32

Setelah sambutan, selanjutnya diputarkan video tentang Desa Wisata Cempaka di Tegal. Dalam video tersebut disebutkan bahwa Desa Cempaka merupakan pusat kesenian di bumi Jawa. Pada awalnya, untuk membuka tempat wisata di desa ini cukup susah karena mendapat penentangan dari para tetua atau sesepuh desa.

“Kebetulan desa kami (Desa Cempaka) memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata. Tentu saja bukan tanpa tantangan. Tantangan yang cukup berat karena desa kami merupakan desa yang cukup reliji, sehingga untuk membuat tempat wisata ini konotasinya para sesepuh sudah agak curiga karena parameternya wisata itu di sini sebagai kemaksiatan.” Uangkap Abdul Hayyi dalam webinar tesebut.

“Dengan dialog yang cukup panjang, akhirnya beliau-beliau menyetujui dan ini menjadi modal bagi kami sebagai support.” Sambungnya.

Salain itu, Abdul Hayyi juga mengatakan bahwa kesulitan lai adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar mereka merasa memiliki, ikut andil, hidup bersih, dan ramah kepada wisatawan. Akan tetapi, setelah manfaat setelah dibukanya tempat wisata, mereka mulai menerimanya.


Sumber: TribunJateng.com

Selanjutnya, webinar ini memutar video yang membahas tentang Desa Wisata Tinalah, Kabupaten Kulon Progo, D.I Yogyakarta. Desa Wisata Tinalah memiliki unsur penting berupa air, tanah, udara, energy, dan berbagai mineral yang menjadi penopang kehidupan.

“Mayoritas masyarakat di tempat kami adalah petani, buruh, dan peternak. Kawasan kami memang kawasan pinggiran sungai. Jargon kami adalah ‘Pesona Alam dan Budaya’ ini menjadikan desa kami bagaimana memeprtahankan budaya dan kondisi social masyarakat. Jadi, kami tidak merubah pekerjaan masyarakat di desa. Tetapi, kami yakin bawa setiap masyarakat memiliki potensi yang luar biasa.” Uangkap Galuh Alif Fahmi dalam webinar tersebut. 

Desa Wisata Tinalah berkonsep desa wisata berbasis masyarakat. Jadi, mereka memanfaatkan kekayaan alam yang ada dan sumber daya manusia untuk menarik wisatawan. Wisatawan yang berkunjung dapat engikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di sana.


Sumber: KOMPAS.com

Selain narasumber di atas, ada juga kang Elang, Ketua Umum Indonesian Fighter Tourism Association (IFTA). Beliau mengungkapkan bahwa IFTA 60 % merupakan Travel Agent, 10 % penggiat pariwisata, 10 % praktiri, dan 10% traveller. Kang Elang mengungkapkan bahwa IFTA didirikan untuk mempertahankan pariwisata di tengah pandemi.

Beliau mengatakan bahwa akar dari semua elemen-elemen pariwisata contohnya adalah Desa Pariwisata.

“Dari Desa Wisata inilah kami memulai, membangun, memperkuat jaringan kami untuk mengajak masyarakat agar tetap bisa bertahan di saat mastourism mulai ditinggalkan orang.”



Sumber: Asosiasi Klaster Indonesia,2022. Webinar AKsi Seri 32 "Membangkitkan Pariwisata Minat Khusus di Desa Wisata"[video online] Tersedia di: < https://youtu.be/SY1fzZaRsg4>  [Diakses 4 Maret 2022]

 

Jumat, 04 Maret 2022

Sejarah Kabupaten Mandailing Natal

 

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Sejarah MandailingNatal. [image online] 

Tersedia di: < https://berita.madina.go.id/sejarah-dan-budaya/>  [Diakses 04 Maret 2022]


Mandailing Natal, sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan provinsi Sumatera Barat. Mandailing Natal merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 1998. 

Batas-batas wilayah kabupaten Mandailing Natal:

a. Batas bagian Utara : Kabupaten Tapanuli Selatan

b. Batas bagian Timur : Kabupaten Padang Lawas

 c. Batas bagian Selatan : Provinsi Sumatera Barat

d. Batas bagian Barat : Samudera Indonesia

Nama Mandailing berasal dari kata “Mandala – Holing”, nama ini mengacu kepada kerajaan yang sudah ada jauh sebelum abad ke-12. Sebutan “Mandala-Holing” juga dikaitkan dengan ungkapan yang sering digunakan dalam adat Mandailing, yakni “Surat tumbaga holing naso ra sasa” (aturan adat yang tidak bisa dihapus).

Sebutan Holing sering juga dikaitkan dengan nama HoLing, yaitu nama yang tercatat dalam kekuasaan Dinasti Tang (618 – 906 M). Namun, sekalipun berada dibawah otoritas Dinasti tang di Cina, pemerintahannya berpusat di Jawa, yakni kerajaan Kalingga di Pesisir Utara Jawa. Kata Mandailing disebutkan pertama kali dalam buku “Nagarakertagama”, buku yang ditulis ditulis oleh Mpu Prapanca. Buku itu menceritakan tentang adanya ekspedisi utusan kerajaan Majapahit ke wilayah Sumatera pada abad ke-14 atau sekitar tahun 1365 Masehi.

Sama seperti daerah lainnya di Indonesia, Mandailing Natal dulunya juga menganut sistem kerajaan. Kawasan Mandailing Natal diyakini dibawah pengaruh kekuasaan kerajaan Aru sepanjang abad 13 hingga 15 Masehi. Kerajaan Mandailing yang otonom diyakini baru terbentuk beberapa abad kemudian. Terbentuknya kerajaan yang otonom ini ditandai dengan kekuasaan Pulungan yang pertama. Setelah itu, klan marga Nasution juga mendirikan kerajaan besar yang menguasai kawasan Mandailing Godang. Lalu klan marga Lubis juga mendirikan kerajaan di kawasan Mandailing Julu.


Gunung Sorik Marapi

Pada masa kolonialisme, Untuk memblokade perluasan perang Paderi ke arah Utara, Belanda lalu masuk ke Mandailing. Maka berdirilah asisten Residen Angkola Mandailing tahun 1840, sebuah pemerintahan kolonial yang berpusat di Panyabungan, dibawah Gubernemen Sumatra’s Westkust. Pemerintahan ini menandai masuknya penjajahan di kawasan ini, sekaligus mengabrasi otoritas raja – raja Mandailing. 

Pada tahun 1992, Dewan Perwakilan Rakyat Tingkat I Sumatera Utara memutuskan pemekaran wilayah Daerah Tingkat I Provinsi Sumatera Utara. Prioritas utama pemekaran wilayah itu adalah pembentukan Daerah Tingkat II Kabupaten Mandailing-Natal. Pada tanggal 23 November 1998, Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Undang-Undang No. 12 Tahun 1998 yaitu Undang-undang tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Toba Samosir Dan Kabupaten Daerah Tingkat II Mandailing Natal, dan secara formal diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 9 Maret 1999. Berdasarkan Undang-undang No. 12 Tahun 1998, Kabupaten Mandailing Natal yang dikenal dengan sebutan MADINA, terdiri dari atas 8 kecamatan. Kecamatan tersebut adalah Batahan, Batang Natal, Kotanopan, Muara Sipongi, Panyabungan, Natal, Muara Batang Gadis, dan Siabu.

 

Pemekaran terus berlanjut. Kecamatan terus bertambah. Pada Perda No.7 tentang pembentukan kecamatan dan Perda no.8 tentang pemekaran desa pada tanggal 29 Juli 2002. Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal bertambah sebanyak 9 kecamatan. Lalu pada 15 Februari 2007, dikeluarkan lagi Perda nomor 10 tahun 2007, Mandailing Natal kembali membentuk lima kecamatan baru. Dan di tahun yang sama, satu kecamatan kembali terbentuk. Kecamatan tersebut bernama Naga Juang. Dengan demikian, Kabupaten Mandailing Natal terdiri dari 23 kecamatan, 353 desa, dan 32 kelurahan serta terdapat sepuluh Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT).

 

 

Sumber:

-          Pemerintahan Kabupaten Mandailing NAtal. Sejarah Mandailing Natal. [online] Tersedia di: < https://berita.madina.go.id/sejarah-dan-budaya/> [Diakses 27 Februari 2022].

-          SIPPa Cipta Karya. BAB IV PROFIL KABUPATEN MANDAILING NATAL. [pdf] Tersedia di: <https://sippa.ciptakarya.pu.go.id/sippa_online/ws_file/dokumen/rpi2jm/DOCRPIJM_1492451536BAB_4_(Profil_Kabupaten_Mandailing_Natal).pdf> [Diakses 27 Februari 2022]

 


Mengenal Kopi Mandailing Bersama SMK 1 Ulu Pungkut

Mandailing Natal — Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadon...