Selasa, 08 Maret 2022

OYO Bantu Memajukan Desa Wisata melalui Digitalisasi


Sumber: KumparanTravel

Besarnya pengembangan potensi Desa Wisata dalam pemulihan pariwisata lokal membuat pemerintah melakukan kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata. Untuk kolaborasi ini, pemerintah menggandeng OYO untuk bekerja sama. Oyo merupakan perusahaan pelayanan teknologi yang bergerak di bidang perhotelan dan rumah tinggal yang telah berdiri sejak tahun 2013. OYO mengelola berbagai properti dengan lebih dari 44.000 hotel dan lebih dari 1,2 juta kamar.

Salah satu strategi untuk mengembangkan industri pariwisata yang ada di Indonesia, platform digital OYO membuat program digitalisasi untuk meningkatkan Desa Wisata Indonesia.

Sandiaga Uno menyebut pentingnya digitalisasi dalam mendorong Desa Wisata untuk maju. Beliau  menjelaskan bahwa melalui standarisasi layanan berbasis CHSE yang dimiliki OYO dan juga fitur-fitur teknologinya, dapat memberikan preferensi kenyamanan tersendiri bagi wisatawan dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan cepat. Dengan itu pemerintah optimis dapat memajukan Desa Wisata dan menjamin kesejahteraan melalui program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pihak Country Head OYO Hotels and Homes Indonesia, Agus Hartono Wijaya juga mengungkapkan bahwa digitalisasi semakin dominan dalam masa pemulihan wisata lokal.

"Kami melihat bahwa digitalisasi makin mengambil peran dominan dalam masa pemulihan saat ini. Selain itu, preferensi konsumen juga makin beralih ke wisata alam dan lokal. Oleh karena itu, berbekal kemampuan teknologi dan jangkauan pasar OYO, kami optimis bahwa kolaborasi ini mampu mempercepat pengembangan Desa Wisata yang memiliki konsep pariwisata unik," ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan  Rabu, 2 Maret 2022.


Sumber: OYO 101 Apple platinum

Berbekal kecanggihan teknologi dan jangkauan pasar, OYO yakin bahwa mereka kolaborasi ini dapat mempercepat perkembangan Desa Wisata. Pihak OYO akan menambah hunian untuk penginapan di Desa Wisata yang sarat dengan kearifan lokal.

Terdapat 2 teknologi unggulan OYO untuk diintegrasikan di Desa Wisata. Pertama, OYO OS menjadi sebuah sistem manajemen hotel. Sistem untuk membantu mengelola penginapan Desa Wisata. Kedua, Co-OYO atau aplikasi yang memudahkan mitra OYO untuk mengelola performa bisnis. Hal ini digunakan untuk memperluas jangkauan pasar. OYO telah bekerjasama dengan beberapa biro travel daring atau Online Travel Agent (OTA) untuk membantu memasarkan kamar penginapan yang ada di Desa Wisata.

Selain memberi dukungan terhadap industri pariwisata Indonesia, OYO juga memberi dukungan terhadap ekonomi masyarakat setempat. Bahkan OYO telah mengajak 20 desa wisata dari beberapa provinsi untuk mengembangkan program tersebut. Daerah-daerah yang diajak bekerja sama antara lain seperti Blitar, Sukabumi, Cimahi, dan Bandung.

Dalam masa pandemi seperti sekarang, staycation atau tempat penginapan menjadi pilihan yang tepat untuk para wisatawan yang ingin menikmati liburan di Indonesia. Khususnya bagi mereka yang menyukai tempat wisata yang unik dan menyuguhkan kearifan lokal.

Agus juga mengatakan jika pihaknya optimis jika tahun ini jumlah mitra yang sudah ribuan dapat bertambah sebanyak 50 persen di masa pandemi omicron ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Kopi Mandailing Bersama SMK 1 Ulu Pungkut

Mandailing Natal — Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadon...