| Sumber: KumparanTravel |
Besarnya pengembangan potensi Desa Wisata dalam pemulihan pariwisata lokal membuat pemerintah melakukan kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata. Untuk kolaborasi ini, pemerintah menggandeng OYO untuk bekerja sama. Oyo merupakan perusahaan pelayanan teknologi yang bergerak di bidang perhotelan dan rumah tinggal yang telah berdiri sejak tahun 2013. OYO mengelola berbagai properti dengan lebih dari 44.000 hotel dan lebih dari 1,2 juta kamar.
Salah satu strategi untuk mengembangkan
industri pariwisata yang ada di Indonesia, platform digital OYO membuat program
digitalisasi untuk meningkatkan Desa Wisata Indonesia.
Sandiaga Uno
menyebut pentingnya digitalisasi dalam mendorong Desa Wisata untuk maju. Beliau menjelaskan bahwa melalui
standarisasi layanan berbasis CHSE yang dimiliki OYO dan juga fitur-fitur
teknologinya, dapat memberikan preferensi kenyamanan tersendiri bagi wisatawan
dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan cepat. Dengan itu pemerintah
optimis dapat memajukan Desa Wisata dan menjamin kesejahteraan melalui program
yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pihak Country Head OYO Hotels and Homes
Indonesia, Agus Hartono Wijaya juga mengungkapkan bahwa digitalisasi semakin
dominan dalam masa pemulihan wisata lokal.
"Kami melihat bahwa digitalisasi makin mengambil peran dominan dalam masa pemulihan saat ini. Selain itu, preferensi konsumen juga makin beralih ke wisata alam dan lokal. Oleh karena itu, berbekal kemampuan teknologi dan jangkauan pasar OYO, kami optimis bahwa kolaborasi ini mampu mempercepat pengembangan Desa Wisata yang memiliki konsep pariwisata unik," ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan Rabu, 2 Maret 2022.
| Sumber: OYO 101 Apple platinum |
Berbekal kecanggihan teknologi dan
jangkauan pasar, OYO yakin bahwa mereka kolaborasi ini dapat mempercepat
perkembangan Desa Wisata. Pihak OYO akan menambah hunian untuk penginapan di
Desa Wisata yang sarat dengan kearifan lokal.
Terdapat 2 teknologi unggulan OYO untuk
diintegrasikan di Desa Wisata. Pertama, OYO OS menjadi sebuah sistem manajemen
hotel. Sistem untuk membantu mengelola penginapan Desa Wisata. Kedua, Co-OYO
atau aplikasi yang memudahkan mitra OYO untuk mengelola performa bisnis. Hal
ini digunakan untuk memperluas jangkauan pasar. OYO telah bekerjasama dengan
beberapa biro travel daring atau Online Travel Agent (OTA) untuk membantu
memasarkan kamar penginapan yang ada di Desa Wisata.
Selain memberi dukungan terhadap
industri pariwisata Indonesia, OYO juga memberi dukungan terhadap ekonomi masyarakat
setempat. Bahkan OYO telah mengajak 20 desa wisata dari beberapa provinsi untuk
mengembangkan program tersebut. Daerah-daerah yang diajak bekerja sama antara
lain seperti Blitar, Sukabumi, Cimahi, dan Bandung.
Dalam masa pandemi seperti sekarang, staycation
atau tempat penginapan menjadi pilihan yang tepat untuk para wisatawan yang
ingin menikmati liburan di Indonesia. Khususnya bagi mereka yang menyukai
tempat wisata yang unik dan menyuguhkan kearifan lokal.
Agus juga mengatakan jika pihaknya
optimis jika tahun ini jumlah mitra yang sudah ribuan dapat bertambah sebanyak
50 persen di masa pandemi omicron ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar