Rabu, 09 Maret 2022

Brand Lokal Klaim Ikuti Paris Fashion Week. Bakominfo Gekrafs: Itu tidak salah!

Paris Fashion Week merupakan ajang pertunjukan fashion internasional yang diadakan setiap setengah tahun. Tahun, Paris Fashion Week diadakan mulai tanggal 28 Februari 2022-8 Maret 2022. Acara ini diikuti oleh berbagai brand fashion ternama. Namun, yang mencuri perhatian publik pada PWF tahun ini ialah brand lokal yang  mengkaim jika mereka mengikuti Paris Fashion Week.

Fashion show Miu Miu di Paris Fashion Week Fall 2022. (Foto: Getty Images/Pascal Le Segretain)
Sumber: Wolipop_Detik.com


Paris Fashion Week adalah serangkaian pertunjukan desainer  yang diadakan setiap setengah tahun di Paris, Prancis dengan acara musim semi/musim panas dan musim gugur/musim dingin yang diadakan setiap tahun. Banyak brand-brand fashion yang mengikuti acara tahunan ini seperti Dior, Chanel, Saint Laurent, dan brand-brand fashion terkenal lainnya. Tahun ini, acara Paris Fashion Week (PFW) diadakan mulai tanggal 28 Februari 2022-8 Maret 2022.

Namun, yang menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat adalah adanya beberapa brand lokal yang mengklaim diri ikut PFW. Yang paling menarik perhatian netizen Indonesia adalah Geprek Bensu. Geprek Bensu menjadi sorotan lantaran adik pemilik Geprek Bensu, Jordi Onsu, sempat membuat cerita (story) di Instagram yang menyatakan bahwa Geprek Bensu menjadi produk ayam Indonesia pertama di Paris Fashion Week. Bahkan di akun tiktok Geprek Bensu Indonesia, pihak Geprek Bensu juga membuat caption “Dress Geprek Bensu at Paris Fashion Week”.


Foto: Dok. Instagram Jordi Onsu


Tentunya hal ini menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat. Apakah bran-brand ini memang mengikuti Paris Fashion Week atau tidak. Menanggapi hal ini, Bakominfo Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) melalui akun instagramnya @ifanseventeen menjelaskan bahwa brand Indonesia yang tampil di Paris bukan tampil di Paris Fashion Week 2022 yang diselenggarakan oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM), melainkan tampil di acara fashion show di Paris yang didukung oleh Bakominfo Gekrafs dan Kementerian Pariwisata.


Foto: Dok. Instagram Ifan Seventeen


"Banyak sekali yang menamai dengan Paris Fashion Week, apakah itu salah? Jawabannya tidak, bahkan kalau mereka menamai itu sebenarnya enggak apa-apa yang penting jangan menyertai logo dari FHCM tersebut," kata Ifan dalam video tersebut.

Selain Ifan, Dewan Pimpinan Pusat GEKRAFS juga memberikan klarifikasi melalui akun instagram @gekras.

Pada slide terakhir juga kami sertakan eflyer ketika Presscon 'Gekrafs Paris Fashion Show during Paris Fashion Week' Jumat, 18 Februari 2022 lalu, sangat tertera jelas nama program yang kami usung di Paris.” Ungkap Gekrafs pada 9 Maret 2022.

Gekrafs dalam postingannya juga menyebutkan bahwa #parisfashionweek diperbolehkan dan dalam menuliskan acara dengan during atau At Paris fashion Week. 


Foto: Dok. Instagram Dewan Pimpinan Pusat GEKRAFS


Akan tetapi, klarifikasi-klarifikasi yang telah diberikan oleh pihak terlibat ini bukannya memperjelas masalah, justru malah menimbulkan pro kontra baru. Bagaimana tidak? Pihak dari Gekrafs/Kemenparekraf bukannya minta maaf dan memberikan klarifikasi yang jelas, justru memperbolehkan brand-brand tersebut untuk menggunakan Paris Fashion Week untuk menamai acara fashion show yang mereka adakan sendiri.

Tidak sedikit masyarakat yang merasa bangga karena brand-brand Indonesia juga mengikuti acara bergengsi itu. Namun nyatanya, brand-brand lokal tersebut tidak mengikuti Paris Fashion Week. Melainkan Paris Fashion Show during Paris Fashion Week. Yang artinya acara ini bukan bagian dari Paris Fashion Week.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Kopi Mandailing Bersama SMK 1 Ulu Pungkut

Mandailing Natal — Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadon...