Jumat, 04 Maret 2022

Sejarah Kabupaten Mandailing Natal

 

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Sejarah MandailingNatal. [image online] 

Tersedia di: < https://berita.madina.go.id/sejarah-dan-budaya/>  [Diakses 04 Maret 2022]


Mandailing Natal, sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan provinsi Sumatera Barat. Mandailing Natal merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 1998. 

Batas-batas wilayah kabupaten Mandailing Natal:

a. Batas bagian Utara : Kabupaten Tapanuli Selatan

b. Batas bagian Timur : Kabupaten Padang Lawas

 c. Batas bagian Selatan : Provinsi Sumatera Barat

d. Batas bagian Barat : Samudera Indonesia

Nama Mandailing berasal dari kata “Mandala – Holing”, nama ini mengacu kepada kerajaan yang sudah ada jauh sebelum abad ke-12. Sebutan “Mandala-Holing” juga dikaitkan dengan ungkapan yang sering digunakan dalam adat Mandailing, yakni “Surat tumbaga holing naso ra sasa” (aturan adat yang tidak bisa dihapus).

Sebutan Holing sering juga dikaitkan dengan nama HoLing, yaitu nama yang tercatat dalam kekuasaan Dinasti Tang (618 – 906 M). Namun, sekalipun berada dibawah otoritas Dinasti tang di Cina, pemerintahannya berpusat di Jawa, yakni kerajaan Kalingga di Pesisir Utara Jawa. Kata Mandailing disebutkan pertama kali dalam buku “Nagarakertagama”, buku yang ditulis ditulis oleh Mpu Prapanca. Buku itu menceritakan tentang adanya ekspedisi utusan kerajaan Majapahit ke wilayah Sumatera pada abad ke-14 atau sekitar tahun 1365 Masehi.

Sama seperti daerah lainnya di Indonesia, Mandailing Natal dulunya juga menganut sistem kerajaan. Kawasan Mandailing Natal diyakini dibawah pengaruh kekuasaan kerajaan Aru sepanjang abad 13 hingga 15 Masehi. Kerajaan Mandailing yang otonom diyakini baru terbentuk beberapa abad kemudian. Terbentuknya kerajaan yang otonom ini ditandai dengan kekuasaan Pulungan yang pertama. Setelah itu, klan marga Nasution juga mendirikan kerajaan besar yang menguasai kawasan Mandailing Godang. Lalu klan marga Lubis juga mendirikan kerajaan di kawasan Mandailing Julu.


Gunung Sorik Marapi

Pada masa kolonialisme, Untuk memblokade perluasan perang Paderi ke arah Utara, Belanda lalu masuk ke Mandailing. Maka berdirilah asisten Residen Angkola Mandailing tahun 1840, sebuah pemerintahan kolonial yang berpusat di Panyabungan, dibawah Gubernemen Sumatra’s Westkust. Pemerintahan ini menandai masuknya penjajahan di kawasan ini, sekaligus mengabrasi otoritas raja – raja Mandailing. 

Pada tahun 1992, Dewan Perwakilan Rakyat Tingkat I Sumatera Utara memutuskan pemekaran wilayah Daerah Tingkat I Provinsi Sumatera Utara. Prioritas utama pemekaran wilayah itu adalah pembentukan Daerah Tingkat II Kabupaten Mandailing-Natal. Pada tanggal 23 November 1998, Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Undang-Undang No. 12 Tahun 1998 yaitu Undang-undang tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Toba Samosir Dan Kabupaten Daerah Tingkat II Mandailing Natal, dan secara formal diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 9 Maret 1999. Berdasarkan Undang-undang No. 12 Tahun 1998, Kabupaten Mandailing Natal yang dikenal dengan sebutan MADINA, terdiri dari atas 8 kecamatan. Kecamatan tersebut adalah Batahan, Batang Natal, Kotanopan, Muara Sipongi, Panyabungan, Natal, Muara Batang Gadis, dan Siabu.

 

Pemekaran terus berlanjut. Kecamatan terus bertambah. Pada Perda No.7 tentang pembentukan kecamatan dan Perda no.8 tentang pemekaran desa pada tanggal 29 Juli 2002. Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal bertambah sebanyak 9 kecamatan. Lalu pada 15 Februari 2007, dikeluarkan lagi Perda nomor 10 tahun 2007, Mandailing Natal kembali membentuk lima kecamatan baru. Dan di tahun yang sama, satu kecamatan kembali terbentuk. Kecamatan tersebut bernama Naga Juang. Dengan demikian, Kabupaten Mandailing Natal terdiri dari 23 kecamatan, 353 desa, dan 32 kelurahan serta terdapat sepuluh Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT).

 

 

Sumber:

-          Pemerintahan Kabupaten Mandailing NAtal. Sejarah Mandailing Natal. [online] Tersedia di: < https://berita.madina.go.id/sejarah-dan-budaya/> [Diakses 27 Februari 2022].

-          SIPPa Cipta Karya. BAB IV PROFIL KABUPATEN MANDAILING NATAL. [pdf] Tersedia di: <https://sippa.ciptakarya.pu.go.id/sippa_online/ws_file/dokumen/rpi2jm/DOCRPIJM_1492451536BAB_4_(Profil_Kabupaten_Mandailing_Natal).pdf> [Diakses 27 Februari 2022]

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Kopi Mandailing Bersama SMK 1 Ulu Pungkut

Mandailing Natal — Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadon...