Senin, 11 April 2022

Mengenal Fauna yang Hidup di Taman Nasional Batang Gadis

Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) merupakan salah satu Taman Nasional berada di Kabupaten Mandailing  Natal Provinsi Sumatera Utara. Pusat dari kawasan TNBG ini adalah Gunung Sorik Marapi. Kawasan yang dikelilingi hutan tropis. Menyimpan berbagai kekayaan alam, termasuk fauna. Kawasan Taman Nasional Batang Gadis  dihuni oleh berbagai hewan endemik. Hewan endemik merupakan hewan yang mendiami wilayah tertentu secara alami dan tidak ditemukan di wilayah lain.


Sumber Gambar: http://tnbatanggadis.com/

Mandailing Natal- Nama Batang Gadis diambil dari nama sungai yang melintasi Taman Nasional ini. Sungai tersebut bernama Sungai Gadis, di mana batang merupakan bahasa lokal yang artinya sungai. Taman Nasional Batang Gadis dihuni oleh berbagai hewan endemik. Berikut adalah hewan endemik yang telah ditemukan di gunung Sorik Marapi.


1. Katak Sigalegalephrynus Mandailinguensis


Sumber Gambar: http://ksdae.menlhk.go.id/

Hewan amfibi bermarga Sigalegalephrynus ini ditemukan di kawasan Gunung Sorik Marapi. Sigalegalephrynus berasal dari kata sigale-gale, yaitu sebutan untuk boneka kayu dari SUku Batak. ditambah dengan akhiran yang berasal dari perkataan Gerika, phrynops, yang berarti kodok. Sigalegalephrynus  yang merupakan katak puru ini memang terlihat seperti kayu, dengan  postur tubuh yang kaku dan pola warna kecokelatan. Katak yang ditemukan di daerah ini diberi nama Sigalegalephrynus Mandailinguensis.seperti namanya, Sigalegalephrynus Mandailinguensis hanya ditemukan di Mandailing.


2. Siamang

Sumber Gambar: https://i.pinimg.com/

Siamang (Symphalangus syndactylus) merupakan salah satu satwa endemik Sumatera yang berasal dari keluarga Hylobatidae. Siamang memiliki morfologi yang unik berupa kantung suara (gular sac) sehingga ketika bersuara dapat mengeluarkan suara yang sangat keras.

Di Sumatera, siamang dapat dijumpai di kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Pada Rabu, 26 Januari 2022 Balai TNBG menerima penyerahan siamang dari masyarakat. Siamang merupakan satwa yang dilindungi. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P. 106/MENLHK/SETJEN/KUM-1/12/2018.


3. Tapir


Foto: wikimedia commons/https://www.greeners.co/

Tapir adalah hewan herbivora. Tubuhnya seperti babi, telinganya mirip badak, dan moncongnya panjang mirip trenggiling. Hewan mamalia ini memiliki tubuh berwarna hitam dan putih. Suara lenguhannya lebih mirip suara burung daripada binatang mamalia pada umumnya. Tapir merupakan hewan yang dilindungi. Pada 2021, Tim TNBG melakukan evakuasi terhadap bangkai tapir disekitar hutan lindung, tepatnya di Desa Simpang Banyak Jae Kec. Ulu Pungkut Resort 5 Alahankae.

Itulah beberapa hewan endemic yang dapat dijumpai saat berkunjung ke Taman Nasional Batang Gadis. Tentunya, hewan-hewan tersebut akan tetap ada jika kita menjaganya. 



Sumber:

http://ksdae.menlhk.go.id/info/8175/kodok-endemik-ditemukan--di-kawasan-gunung-sorik-marapi-tnbatang-gadis.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Sigalegalephrynus

http://tnbatanggadis.com/profil

https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101805

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Kopi Mandailing Bersama SMK 1 Ulu Pungkut

Mandailing Natal — Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadon...