Senin, 11 April 2022

Taman Nasional Batang Gadis, Habitat dari Burung Eksotis

Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) adalah rimba yang sering terdengar kicauan burung. Taman Nasional Batang Gadis terkenal dengan surganya burung. Ada ratusan jenis burung yang tinggal taman nasional ini.

Sumber Gambar: http://tnbatanggadis.com/

Jakarta, 08 April 2022—Taman Nasional Batang Gadis merupakan taman nasional yang terkenal di Mandailing Natal. Taman nasional yang berada pada Pegunungan Bukit Barisan Sumatera bagian utara menyimpan kekayaan alam hayati. Salah satu diantaranya ialah berbagai jenis burung. Ada ratusan burung yang hidup di taman seluas ± 72.803,75 hektar ini. Beberapa diantaranya bahkan hampir punah hingga dimasukkan ke dalam hewan yang dilindungi. Berikut beberapa jenis burung yang pernah ditemui di taman nasional ini.

1.  Nilvatana Kumbang-Padi

Sumber gambar: http://tnbatanggadis.com/read/nilvatana-kumbang-padi

Nilvatana Kumbang-Padi merupakan  salah satu burung yang hidup soliter, yang dapat dijumpai di kawasan TNBG. Makanan utama Nirvana berupa serangga hutan dan tidak terlalu takut dengan kehadiran manusia. Burung ini menghuni tumbuhan strata bawah yang rimbun di hutan perbukitan dan pegunungan atau sekitar aliran sungai. 

Ada beberapa jenis burung Niltava yang tersebar di Asia. Namun yang ada di Indonesia hanya dua spesies, yaitu niltava kumbang-padi atau large niltava (Niltava grandis) dan niltava Sumatera atau rufous-vented niltava (Niltava sumatrana).


2. Srigunting kelabu   


Sumber gambar: https://4.bp.blogspot.com/

Selain Nilvatana, spesies burung lain yang dapat ditemui di kawasan Taman Nasional Batang Gadis adalah Srigunting kelabu. Srigunting kelabu, berukuran sedang berwarna abu-abu. Burung ini pemakan semut, lebah, belalang, jengkerik, kumban. Habitatnya  di hutan terbuka, tepi hutan, perbukitan, gunung, tersebar pada ketinggian 600-2.500 m dpl. Burung ini masuk ke dalam daftar fauna TNBG pada tahun 2021.


3. Cucak Kerinci

Sumber gambar: http://tnbatanggadis.com/

Cucak kerinci adalah spesies burung dari suku Pycnonotidae dengan genus Pycnonotus, memiliki tubuh berukuran 18 cm, berwarna coklat zaitun dengan bulu bercoretkan putih mencolok. Cucak kerinci merupakan burung endemik Sumatera yang penyebarannya   terbatas, hanya di hutan-hutan perbukitan dengan ketinggian antara 800-1200 mdpl.Cucak Kerinci merupakan spesies burung pemakan buah-buahan. Statusnya bukan hewan yang dilindungi.

4. Rangkok Badak

Sumber gambar: http://tnbatanggadis.com/

Rangkong Badak memiliki paruh eksotis dan besar. Panjangnya sekitar 80-90 cm dengan berat bervariasi sesuai jenis kelamin. Rangkong memiliki tanduk melengkung ke atas dan ekornya bergaris hitam. Rangkong betina mirip dengan jantan, tetapi matanya berwarna putih sampai biru pucat. Pada 2021, tim Resort 8 Muara Bangko melakukan monitoring rangkong di kawasan TNBG. Tim tersbut berhasil mendokumentasikan salah satu jenis burng Rangkong, yaitu Rangkong Badak (Buceros rhinoceros ). Rangkong ini adalah salah satu dari 8 jenis Rangkong yang mendiami kawasan TNBG. Burung ini dilindungi menurut P.106/MenLHK/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi dengan status konservasi hampir terancam (Near Threatened ).

Itulah beberapa jenis burung yang mendiami kawasan Taman Nasional Batang Gadis. 



Sumber:

http://tnbatanggadis.com/read/nilvatana-kumbang-padi 

http://tnbatanggadis.com/read/cucak-kerinci-burung-endemik-sumatera-yang-mendiami-hutan-tnbg

http://tnbatanggadis.com/index.php/read/monitoring-rangkong-di-kawasan-taman-nasional--batang-gadis






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Kopi Mandailing Bersama SMK 1 Ulu Pungkut

Mandailing Natal — Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadon...