Mandailing Natal— Sampuraga merupakan tempat wisata yang ada di Kabupaten Mandailing Natal. Tempat wisata ini sangat terkenal dengan nilai historisnya. Legenda Sampuraga telah diwariskan secara turun-temurun di Mandailing Natal (Madina).

Sumber gambar: pariwisatasumut.net
Sampuraga adalah sebuah kolam air panas yang berada di Desa Sirambas, Mandailing Natal. Objek wisata ini berjarak sekitar 17,6 km dari Panyabungan jika melewati Aek Godang. Sampuraga tidak bisa lepas dari cerita legenda yang diyakini menjadi asal-usul terbentuknya kolam air panas ini. Ceritanya hampir sama dengan kisah Malin Kundang dari Sumatera Barat.
Diceritakan jika Sampuraga, seorang pemuda yang sangat miskin ingin mengubah nasibnya dan ibunya dengan merantau ke kota. Setelah sukses, Sampuraga menjadi lupa diri dan tidak mengakui ibu kandungnya. Ibunya mengutuk Sampuraga. Bedanya dengan kisah Malin Kundang adalah Malin Kundang dikutuk menjadi batu, sedangkan Sampuraga tenggelam dan tempat itu menjadi Sumur Air Panas. Konon katanya, jika pengunjung meneriakkan kalimat “Sampuraga na maila marinang!” (Sampuraga yang malu memiliki ibu), maka air panas yang ada di kolam tersebut akan mendidih.
Objek wisata ini dulunya terbengkalai. Namun sekarang, objek wisata Sampuraga telah direnovasi dan dikelola oleh pemerintah. Mantan Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution menata ulang dan mengoptimalkan destinasi wisata ini guna menjaga kelestariannya.

Sumber gambar: pariwisatasumut.net
Permukaan tanah di mana mata air Sampuraga keluar, kini dipercantik dengan lapisan semen permanen dan batuan bercorak. Di sekeliling kolam dibangun pagar pembatas agar pengunjung aman saat ingin melihat luapan mata air panas yang berasal dari dalam bumi tersebut. Bukan hanya itu, akses jalan menuju ke sana sudah tidak separah dulu lagi. Memang belum optimal, tetapi sudah cukup bagus untuk dilewati kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.
Saat diwawancarai, seorang pengunjung mengungkapkan jika akses jalan menuju Sampuraga memang masih kurang bagus dan masih dalam proses pembangunan.
“Menurut saya, akses jalan untuk ke sana masih kurang bagus karena jalannya kecil dan banyak juga bagian jalan yang rusak,” ungkap Febri.
Selain melihat kolam air panas, kamu juga bisa melakukan beberapa aktivitas menarik di sini. Kamu bisa merendam kaki di sungai yang ada di dekat kolam. Selain itu, kamu juga bisa merebus telur atau mie instan di air panas yang ada di sana. Tentunya, kamu bisa mengabadikan momen dengan berfoto di spot instagramable yang ada di tempat wisata ini.
Tempat wisata ini cocok dikunjungi untuk refleksi dan perbaikan diri. Sekaligus menanamkan nilai spiritual kepada anak, bahwa betapa pentingnya sikap patuh dan berbudi kepada orangtua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar