Minggu, 27 Februari 2022

Pekan Raya Durian

Pekan Raya Durian digelar pada tanggal 12-13 Februari. Pekan raya ini rencananya akan dijadikan event tahunan. pekan raya kali ini dilaksanakan di halaman  SMP Negeri 1 Tambangan, Desa Laru Baringin. 

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Ja'far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi. Selain itu, acara ini juga dibuka oleh B.App, Fin, M.Fin, Kapolres Mandailing Natal AKBP M. Reza Chairul Akbar, serta Kajari Kab. Mandailing Natal.

Ada 22 stand yang menampilkan durian-durian unggul dari masing-masing desa se-Kecamatan Tambangan. Ratusan pengunjung dari Kecamatan Tambangan dan dari luar kecamatan mendatangi pekan raya ini. Masyarakat semakin antusias karena mereka dapat mencicipi durian secara gratis hanya dengan mengisi daftar hadir dan memberi penilaian atas durian yang telah mereka cicipi.

“Menurut saya, acara ini patut diapresiasi karena acara ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan memberikan antusias bagi seluruh masyarakat di kabupaten mandailing Natal. Acara ini menarik banyak pengunjung dengan diperbolehkannya makan durian gratis sepuasnya di stand-stand durian dari tiap desa. Jadi, acara ini dapat menumbuhkan kreatifitas dalam menciptakan, seperti menghias setiap stand agar terlihat unik dengan tidak menghilang kan nuansa adatnya Mandailing Natal. Dan yang tidak kalah penting saya bisa mencicipi berbagai macam durian bahkan sampai olahan duriannya.” Ungkap salah seorang pengunjung.

Pengunjung Pekan Raya Durian

Selain menjadi ajang pertunjukan durian, acara ini juga menampilkan atraksi tor-tor Mandailing pada hari pembukaan, ada juga perlombaan yang diikuti pemilik stand-stand durian. Durian Si Tumbaga dari Desa Muaramais Jamur, Kecamatan Tambangan menjadi pemenang pada pekan raya tahun ini.Pada umumnya, buah durian Si Tumbaga berwarna kuning dan jenis duriannya adalah Si Jantung. Selain Si Tumbaga,  ada banyak jenis durian lain yang dipamerkan dalam festival ini. Bahkan mereka bukan hanya memamerkan buahnya saja, tetapi mereka juga menyediakan makanan hasil olahan durian.

Bupati Mandailing Natal memberi respon positif untuk acara ini. Beliau mengungkapkan bahwa tidak berlebihan dalam menetapkan salah satu misi yaitu meningkatkan ekonomi di bidang agrikultur, industri dan pariwisata berlandaskan kearifan lokal sehingga terwujudnya kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan melihat potensi yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.

mm/fadli, 2022.Durian Tambangan Situmbaga Jadi Juara di Ajang Pekan Raya Durian Madina 2022. [image online] Tersedia di: < https://www.medanmerdeka.com/2022/02/durian-tambangan-situmbaga-jadi-juara.html> [Diakses 28 februari 2022]

Pameran ini bukan hanya memamerkan durian. Akan tetapi, ada berbagai produk kerajinan dan produk-produk home industri dari 19 desa dari kecamatan Tambangan. Selain itu, hal unik dari acara ini adalah ada stand yang tidak hanya membawa buah duriannya saja. Akan tetapi mereka juga membawa pohon durian ke dalam stand-nya.

Acara ini berlangsung meriah selama dua hari. Menurut salah satu pengunjung, pekan raya ini akan memiliki banyak peminat walaupun diadakan setiap tahun karena hanya sebagian kecil dari masyarakat yang tidak menyukai durian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Kopi Mandailing Bersama SMK 1 Ulu Pungkut

Mandailing Natal — Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadon...